Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan Promal Apresiasi Penyaluran Dana Desa di Tanimbar


“Nah, salah satunya adalah penyaluran TKDD terkait dengan program pemulihan ekonomi, dimana dikhususkan untuk tahun ini, Dana Desa (DD) ditetapkan sebagai salah satu program untuk pemulihan ekonomi nasional.”Ujar Kepala Bidang Pembinaan Pelaksanaan Anggaran II Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Maluku Iwan Teguh Setiawan,selaku Ketua Tim Monitoring dan Evalusasi DAK Fisik dan Dana Desa (DD) tahun anggaran 2021 di Lobi II Kantor Bupati Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Provinsi Maluku, Rabu (1/12/2021).

Saumlaki, Transfer ke Daerah dan Dana Desa selanjutnya disingkat TKDD adalah bagian dari Belanja Negara yang dialokasikan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara kepada Daerah dan Desa dalam rangka mendanai pelaksanan urusan yang telah diserahkan pemerintah pusat.

Salah satu urusan daerah yang telah diserahkan pemerintah pusat adalah pemulihan ekonomi pasca pandemi covid-19 dan tahun 2021 merupakan tahun pelekasanaan program tersebut.

“Nah, salah satunya adalah penyaluran TKDD terkait dengan program pemulihan ekonomi, dimana dikhususkan untuk tahun ini, Dana Desa (DD) ditetapkan sebagai salah satu program untuk pemulihan ekonomi nasional.”Ujar Kepala Bidang Pembinaan Pelaksanaan Anggaran II Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Maluku Iwan Teguh Setiawan,selaku Ketua Tim Monitoring dan Evalusasi DAK Fisik dan Dana Desa (DD) tahun anggaran 2021 di Lobi II Kantor Bupati Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Provinsi Maluku, Rabu (1/12/2021).

Kabupaten Kepulauan Tanimbar, mendapat apresiasi terkait dengan penyaluran dana desa untuk tahun ini karena penyerapan yang sangat baik.

“Kabupaten Kepulauan Tanimbar yang pertama penyerapan Dana Desanya mencapai 100%.Jadi ini yang menjadi apresiasi kami bagi Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar,” Ujar Teguh Setiawan

Teguh Setiawan menegaskan bahwa, selain dari pengelolaan dana desa yang sudah cukup bagus, Dana Alokasi Khusus (DAK) mesti menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

“mengenai DAK fisik, di mana dari data kita dari 19 bidang yang ada, 8 bidang sudah mencapai 90%, tetapi masih ada 11 bidang yang presentase penyalurannya baru 0,9 sekitar 70%, ini yang menjadi perhatian kita semua. Harap Teguh Setiawan

Selain itu, juga diharapan pemerintah daerah serius terhadap kewajiban mengelola Dana Alokasi Umum (DAU), PPH 25%untuk pemulihan ekonomi dan 8% untuk mendukung kesehatan.

Teguh Setiawan mengingatkan bahwa menjelang 2022 alokasi TKDD itu sudah ada, ada yang mengalami penurunan dan tetapi juga peningkatan, misalnyan untuk DAK fisik terjadi penurunan, tetapi DAK nonfisik itu mengalami peningkatan.

Selain itu, untuk dana desa secara keseluruhan di Indonesia mengalami penurunan 0,2%, kemudian untuk Dana Insentif Daerah (DID) tahun 2022 Kabupaten Kepulauan Tanimbarakan menerima Rp. 4 miliar lebih.

“Moga-mogadiawal tahun penyalurannya cepat, kemudian efeknya, ekonomi di wilayah Kabupaten Kepulauan Tanimbar dapat segera dirasakan oleh masyarakat”, Harapnya. (Kominfo-015)


Share post ini: